Jenis-Jenis Vanili dan Perbedaannya

 

Vanili adalah salah satu bumbu yang sering digunakan untuk memberikan aroma dan rasa pada berbagai makanan dan minuman. Vanili berasal dari tanaman anggrek yang tumbuh di daerah tropis. Ada banyak jenis vanili yang ada di dunia, namun tidak semuanya memiliki nilai ekonomi dan kualitas yang tinggi. Pada artikel ini, kita akan mengenal beberapa jenis vanili yang umum ditemukan di pasaran dan apa perbedaannya.



Batang Vanili (Vanilla Pod)


Batang vanili atau vanilla pod adalah jenis vanili yang berupa tanaman vanili yang dikeringkan. Batang vanili memiliki biji-biji yang bertekstur seperti pasir dan berminyak ketika dikeruk. Biji-biji inilah yang mengandung rasa dan aroma vanili yang khas. Batang vanili adalah jenis vanili yang paling alami dan berkualitas, namun juga paling mahal. Harga batang vanili bisa mencapai jutaan rupiah per kilogram.


Batang vanili biasanya digunakan untuk membuat ekstrak vanili, yaitu dengan merendamnya dalam air dan alkohol. Batang vanili juga bisa digunakan langsung untuk memberikan rasa dan aroma vanili pada makanan dan minuman, seperti puding, kue, es krim, dan lain-lain. Caranya adalah dengan membelah batang vanili dan mengeluarkan bijinya, kemudian memasukkannya ke dalam adonan atau campuran yang diinginkan. Batang vanili yang sudah digunakan bisa dicuci dan dikeringkan kembali untuk digunakan berulang kali.


Ekstrak Vanili (Vanilla Extract)


Ekstrak vanili adalah jenis vanili yang berupa cairan yang dibuat dari batang vanili yang direndam dalam air dan alkohol. Ekstrak vanili merupakan jenis vanili yang paling banyak diminati untuk meningkatkan rasa dan aroma pada makanan dan minuman secara maksimal. Ekstrak vanili mudah digunakan, cukup dengan menambahkan beberapa tetes pada adonan atau campuran yang diinginkan.


Ekstrak vanili yang berkualitas harus mengandung batang vanili asli, bukan bahan sintetis. Untuk mengetahui kemurnian ekstrak vanili, kita bisa melihat label produk yang menunjukkan kandungan vanili per volume. Menurut FDA (Food and Drug Administration) Amerika Serikat, ekstrak vanili murni harus mengandung setidaknya 378,4 gram vanili per 3,7 liter. Selain itu, kita juga bisa memilih ekstrak vanili yang berasal dari satu jenis vanili saja (single origin), karena setiap jenis vanili memiliki cita rasa yang berbeda.


Essens Vanili (Vanilla Essence)


Essens vanili adalah jenis vanili yang berupa cairan yang dibuat dari bahan sintetis yang meniru rasa dan aroma vanili. Essens vanili adalah jenis vanili yang paling murah dan mudah ditemukan di pasaran, namun juga paling rendah kualitasnya. Essens vanili tidak mengandung batang vanili asli, melainkan bahan kimia yang disebut vanilin. Vanilin adalah senyawa yang memberikan rasa dan aroma vanili, namun tidak memiliki kandungan antioksidan dan antiinflamasi yang dimiliki oleh vanili asli.


Essens vanili biasanya digunakan untuk memberikan rasa dan aroma vanili pada makanan dan minuman yang tidak memerlukan kualitas tinggi, seperti permen, sirup, dan lain-lain. Essens vanili tidak cocok digunakan untuk makanan dan minuman yang memerlukan rasa dan aroma vanili yang kuat dan tahan lama, seperti kue, puding, dan es krim. Essens vanili juga bisa menyebabkan rasa pahit atau kimia jika digunakan terlalu banyak.


Bubuk Vanili (Vanilla Powder)


Bubuk vanili adalah jenis vanili yang berupa bubuk yang dibuat dari batang vanili yang dikeringkan dan dihaluskan. Bubuk vanili memiliki rasa dan aroma yang sama dengan batang vanili, namun lebih praktis dan tahan lama. Bubuk vanili tidak mengandung air dan alkohol, sehingga tidak mudah basi dan tidak mengubah tekstur atau warna makanan dan minuman yang ditambahkan.


Bubuk vanili bisa digunakan untuk memberikan rasa dan aroma vanili pada makanan dan minuman yang kering atau padat, seperti kue, biskuit, roti, dan lain-lain. Bubuk vanili juga bisa digunakan untuk makanan dan minuman yang basah atau cair, seperti susu, kopi, teh, dan lain-lain. Caranya adalah dengan menambahkan bubuk vanili sesuai selera pada adonan atau campuran yang diinginkan.


Kesimpulan


Vanili adalah bumbu yang sering digunakan untuk memberikan rasa dan aroma pada berbagai makanan dan minuman. Ada beberapa jenis vanili yang ada di pasaran, yaitu batang vanili, ekstrak vanili, essens vanili, dan bubuk vanili. Setiap jenis vanili memiliki karakteristik, kelebihan, dan kekurangan masing-masing. Untuk mendapatkan rasa dan aroma vanili yang terbaik, kita harus memilih jenis vanili yang sesuai dengan kebutuhan dan kualitas yang diinginkan.


Source: 

(1) Berbagai Jenis Vanilla sp - vanili-indonesia.com. http://www.vanili-indonesia.com/index.php/budidaya/15-berbagai-jenis-vanilla-sp.

(2) Jenis-jenis Vanili Dan Tips Memilih | Dapur Kintamani. https://www.dapurkintamani.com/jenis-vanili-dan-tips-memilih/.

(3) Mengenal Perbedaan Ekstrak Vanili, Essens Vanili, dan Bubuk Vanili - FimelA. https://www.fimela.com/food/read/4972506/mengenal-perbedaan-ekstrak-vanili-essens-vanili-dan-bubuk-vanili.

(4) 10 Rekomendasi Vanili Bubuk Terbaik (Terbaru Tahun 2023). https://id.my-best.com/138876.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerita di Balik Buah Delima: Asal Usul, Budaya, dan Mitos

Bagaimana Cara Membedakan Vanili Asli dan Palsu?

Bagaimana Cara Mengonsumsi Buah Yuzu dan Apa Saja Resep Kuliner yang Menggunakan Buah Yuzu?

Bagaimana Proses Pembuatan Bubuk Vanili dari Polong Vanili?

Tantangan dan Peluang dalam Industri Vanili Saat Ini

Sejarah Penemuan dan Penyebaran Vanili di Dunia

Bagaimana Cara Menanam dan Merawat Tanaman Vanili?

Di negara mana saja buah wuni dapat ditemukan dan apa nama lokalnya?

Apa Saja Manfaat Kesehatan dan Kecantikan dari Vanili?