Sejarah Penemuan dan Penyebaran Vanili di Dunia


Vanili adalah salah satu bumbu yang paling populer dan mahal di dunia. Vanili memiliki aroma yang harum dan rasa yang manis yang dapat menambah cita rasa berbagai makanan dan minuman. Namun, tahukah Anda bagaimana sejarah penemuan dan penyebaran vanili di dunia? Artikel ini akan mengulas secara singkat tentang asal-usul, perkembangan, dan distribusi tanaman vanili yang merupakan sejenis anggrek dari genus Vanilla.



Asal-Usul Vanili


Vanili berasal dari Meksiko, negara asal tanaman tersebut. Vanili dikenal pertama kali oleh orang-orang Indian Totonac yang membudidayakan tanaman ini di wilayah Vera Cruz. Menurut legenda, vanili adalah hadiah dari Tuhan yang melambangkan cinta dan keindahan. Vanili disebut sebagai tlilxochitl yang artinya "bunga hitam" oleh orang-orang Totonac.


Pada abad ke-15, bangsa Aztec menaklukkan wilayah Totonac dan mengenal tentang vanili. Mereka menggunakan buah vanili sebagai pewangi dan pemanis minuman cokelat yang disebut cacahuatl. Minuman ini menjadi minuman ritual dan istimewa bagi bangsa Aztec.


Pada tahun 1519, seorang penjelajah asal Spanyol bernama Hernan Cortes datang ke Meksiko dan mencicipi minuman cacahuatl di istana raja Aztec, Montezuma. Cortes terkesan dengan rasa dan aroma vanili dan membawa biji kakao dan vanili ke Eropa. Vanili kemudian menjadi populer di Eropa sebagai bahan tambahan untuk cokelat, alkohol, tembakau, dan parfum.


Perkembangan Vanili


Meskipun vanili sudah dikenal di Eropa, namun penanaman vanili di luar Meksiko masih sulit dilakukan. Hal ini karena bunga vanili hanya dapat diserbuki oleh lebah Melipone yang hanya hidup di Meksiko. Tanpa penyerbukan, tanaman vanili tidak akan menghasilkan buah. Selain itu, proses pengolahan buah vanili menjadi bubuk vanili juga membutuhkan pengetahuan dan keterampilan khusus.


Pada tahun 1793, tanaman vanili pertama kali dibawa ke Reunion, sebuah pulau di Samudra Hindia yang merupakan koloni Prancis. Namun, tanaman ini tidak berbuah sampai tahun 1836, ketika seorang ahli botani asal Belgia bernama Charles Morren menemukan cara untuk menyerbuki bunga vanili dengan tangan. Morren kemudian menyebarkan metode ini ke para petani di Reunion dan daerah sekitarnya.


Pada tahun 1841, seorang budak berusia 12 tahun asal Reunion bernama Edmond Albius menyempurnakan metode penyerbukan bunga vanili dengan tangan. Albius menggunakan sebuah jarum untuk membuka kelopak bunga vanili dan menekan serbuk sari ke putik bunga. Metode ini lebih mudah, cepat, dan efektif daripada metode Morren. Albius kemudian diakui sebagai penemu metode penyerbukan bunga vanili yang paling banyak digunakan hingga saat ini.


Berkat metode Albius, penanaman vanili dapat berkembang di berbagai daerah tropis di dunia. Prancis membawa tanaman vanili ke Madagaskar, Komoro, dan Polinesia Prancis. Inggris membawa tanaman vanili ke India. Belanda membawa tanaman vanili ke Indonesia. Vanili kemudian menjadi salah satu komoditas ekspor yang penting bagi negara-negara tersebut.


Distribusi Vanili


Saat ini, vanili diproduksi oleh lebih dari 20 negara di dunia. Menurut data dari Food and Agriculture Organization (FAO), produksi vanili dunia pada tahun 2019 mencapai 8.701 ton. Negara penghasil vanili terbesar adalah Madagaskar dengan produksi 2.100 ton, diikuti oleh Indonesia dengan produksi 1.800 ton, dan Meksiko dengan produksi 1.000 ton.


Negara-negara penghasil vanili tersebut memiliki karakteristik dan kualitas vanili yang berbeda-beda. Misalnya, vanili Madagaskar memiliki aroma yang kaya dan halus, vanili Indonesia memiliki aroma yang kuat dan kayu, dan vanili Meksiko memiliki aroma yang manis dan buah. Jenis-jenis vanili yang paling terkenal adalah Bourbon, Tahiti, dan Meksiko.


Sementara itu, negara-negara pengimpor vanili terbesar adalah Amerika Serikat, Perancis, Jerman, Belgia, dan Kanada. Negara-negara ini menggunakan vanili sebagai bahan baku untuk industri makanan, minuman, farmasi, dan kosmetik. Permintaan vanili dunia terus meningkat seiring dengan pertumbuhan populasi dan preferensi konsumen.


Kesimpulan


Vanili adalah tanaman yang memiliki sejarah yang panjang dan menarik. Vanili berasal dari Meksiko dan dikenal oleh bangsa Aztec sebagai bahan untuk minuman cokelat. Vanili kemudian dibawa ke Eropa oleh bangsa Spanyol dan menjadi populer sebagai bahan tambahan untuk berbagai produk. Vanili dapat dibudidayakan di luar Meksiko setelah ditemukannya cara untuk menyerbuki bunga vanili dengan tangan oleh Charles Morren dan Edmond Albius. Vanili kemudian tersebar dan diproduksi di berbagai negara tropis di dunia. Vanili memiliki aroma dan rasa yang beragam dan menjadi salah satu bumbu yang paling diminati di dunia.


Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan Anda tentang vanili. Jika Anda memiliki pertanyaan atau saran, silakan tulis di kolom komentar di bawah ini. Terima kasih telah membaca.


Source: 

(1) Sejarah Singkat Vanili. https://vanili-indonesia.com/index.php/budidaya/65-sejarah-singkat-vanili.

(2) Vanili - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https://id.wikipedia.org/wiki/Vanili.

(3) I PENDAHULUAN - IPB University. https://ereport.ipb.ac.id/id/eprint/7736/4/J3G218125-04-Suprapti-Pendahuluan.pdf.

(4) Mengenal Tanaman Vanili - GEMA PERTANIAN. https://www.gemaperta.com/2015/12/mengenal-tanaman-vanili.html.

(5) Asal-usul Rasa Vanila dan Kaitannya dengan Dubur Berang-Berang .... https://buku.kompas.com/read/1606/asal-usul-rasa-vanila-dan-kaitannya-dengan-dubur-berang-berang-penggemar-vanila-wajib-tahu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerita di Balik Buah Delima: Asal Usul, Budaya, dan Mitos

Bagaimana Cara Membedakan Vanili Asli dan Palsu?

Bagaimana Cara Mengonsumsi Buah Yuzu dan Apa Saja Resep Kuliner yang Menggunakan Buah Yuzu?

Bagaimana Proses Pembuatan Bubuk Vanili dari Polong Vanili?

Tantangan dan Peluang dalam Industri Vanili Saat Ini

Bagaimana Cara Menanam dan Merawat Tanaman Vanili?

Di negara mana saja buah wuni dapat ditemukan dan apa nama lokalnya?

Jenis-Jenis Vanili dan Perbedaannya

Apa Saja Manfaat Kesehatan dan Kecantikan dari Vanili?